Bintang, Bocah 12 Tahun yang Hanyut di Sungai Tulo, Ditemukan Meninggal Dunia

SULTENG125 Dilihat

Media Suara Palu, Palu– Harapan keluarga dan masyarakat Desa Tulo, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, untuk menemukan Bintang dalam keadaan selamat akhirnya pupus.

Bocah perempuan berusia 12 tahun itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pesisir Pantai Kelurahan Tondo, Kota Palu, Jumat pagi (2/5), sekitar pukul 10.30 WITA.

Bintang, yang sejak Kamis sore (1/5) dinyatakan hilang saat berenang bersama teman-temannya di Sungai Desa Tulo, diketahui terseret arus deras dan menghilang dari pandangan.

Sejak itu, pencarian dilakukan tanpa henti oleh Tim SAR gabungan dengan menyisir aliran sungai hingga ke muara.

Penemuan tubuh Bintang bermula dari laporan seorang warga yang melihat sesosok jasad tergeletak di tepian pantai.

Warga itu segera menghubungi pihak berwenang, dan tak lama kemudian tim SAR tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Jenazah Bintang kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi. Hasilnya mengkonfirmasi bahwa itu adalah Bintang, anak yang selama hampir 18 jam terakhir menjadi pusat perhatian dan doa banyak orang.

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Palu, Rusmadi, S.E., menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini.

Ia juga mengapresiasi kerja keras dan semangat kemanusiaan dari seluruh tim pencari, baik dari unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD Sigi, pemerintah desa, maupun masyarakat yang tanpa lelah turut membantu.

“Meski hasil akhirnya menyedihkan, kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja bersama-sama dalam upaya pencarian ini. Semoga keluarga Bintang diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Rusmadi dengan nada haru.

Kini, Desa Tulo diselimuti duka. Kepergian Bintang meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh warga yang mengenalnya. Anak ceria yang sehari-harinya dikenal suka bermain dan bercanda, kini telah kembali ke pelukan Sang Pencipta.

Komentar